Sumedang – Babinsa Desa Tomo Koramil 1009/Tomo Kodim 0610/Sumedang, Serma Alif S., melaksanakan kegiatan komunikasi sosial bersama perangkat desa di Dusun Tomo RT 02/RW 06, Desa Tomo, Kecamatan Tomo, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Selasa (21/7/2026).
Kegiatan pembinaan wilayah tersebut dilaksanakan untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan koordinasi antara Babinsa dan aparatur pemerintahan desa dalam memantau berbagai kondisi serta perkembangan yang terjadi di wilayah binaan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dusun Tomo, anggota Badan Permusyawaratan Desa Tomo, dan Ketua RT 02. Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dengan membahas kondisi keamanan, ketertiban, pelayanan masyarakat, serta berbagai potensi permasalahan yang perlu diantisipasi bersama.
Serma Alif S. mengatakan, komunikasi yang intensif dengan perangkat desa sangat diperlukan agar setiap perkembangan situasi dapat diketahui secara cepat dan ditangani melalui koordinasi yang tepat.
“Komunikasi sosial ini menjadi sarana untuk bertukar informasi mengenai kondisi wilayah. Dengan koordinasi yang baik bersama perangkat desa, setiap potensi permasalahan dapat diketahui lebih dini dan dicarikan jalan keluar secara bersama-sama, ” kata Serma Alif S.
Menurutnya, keamanan dan ketertiban lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kepedulian seluruh unsur, mulai dari pemerintah desa, aparat kewilayahan, tokoh masyarakat, hingga warga.
“Kami mengajak seluruh unsur masyarakat untuk terus menjaga keamanan, kerukunan, dan kebersihan lingkungan. Apabila terdapat persoalan yang berpotensi mengganggu ketertiban, segera lakukan koordinasi agar dapat diselesaikan secara cepat, tepat, dan tidak berkembang menjadi masalah yang lebih besar, ” ujarnya.
Babinsa juga mengingatkan pentingnya menghidupkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial sebagai modal utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, serta harmonis.
“Kebersamaan masyarakat harus terus dipelihara. Dengan semangat gotong royong dan saling membantu, berbagai persoalan di lingkungan dapat diselesaikan dengan lebih mudah, ” tambahnya.
Perwakilan perangkat Desa Tomo menyambut baik kegiatan tersebut karena dapat memperkuat komunikasi antara pemerintah desa dan aparat kewilayahan.
“Kehadiran Babinsa sangat membantu pemerintah desa dalam memantau kondisi masyarakat. Melalui pertemuan seperti ini, kami dapat menyampaikan perkembangan wilayah sekaligus menyusun langkah bersama untuk menjaga keamanan dan ketertiban, ” ungkapnya.
Di tempat terpisah, Danramil 1009/Tomo Kapten Inf Ajis Jabir menyampaikan bahwa komunikasi sosial merupakan salah satu metode pembinaan teritorial yang efektif dalam mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Komsos harus dilaksanakan secara berkelanjutan karena menjadi sarana bagi Babinsa untuk mengetahui kondisi sosial masyarakat secara langsung. Hubungan yang harmonis dengan pemerintah desa juga akan memperkuat koordinasi dalam menjaga stabilitas wilayah, ” kata Kapten Inf Ajis Jabir.
Ia menegaskan bahwa Babinsa harus hadir sebagai mitra pemerintah desa dan masyarakat dalam membantu menyelesaikan berbagai persoalan di wilayah binaan.
“Babinsa harus mampu membangun komunikasi yang humanis, mendengarkan aspirasi masyarakat, serta membantu mengoordinasikan penyelesaian persoalan sesuai dengan kewenangan masing-masing pihak, ” tegasnya.
Sementara itu, Dandim 0610/Sumedang Letkol Arh Kusuma Ardianto, S.I.P., M.Han., menegaskan bahwa keberadaan Babinsa di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi wilayah binaannya.
“Babinsa merupakan ujung tombak satuan teritorial yang setiap hari bersentuhan langsung dengan masyarakat. Kehadirannya harus mampu menjadi bagian dari solusi, memperkuat persatuan, dan membantu menciptakan situasi wilayah yang aman, tertib, serta kondusif, ” tutur Letkol Arh Kusuma Ardianto.
Dandim juga mendorong seluruh jajaran Babinsa untuk terus meningkatkan koordinasi dengan pemerintah desa, Bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat, dan unsur terkait lainnya.
“Sinergi yang kuat menjadi kunci dalam menjaga stabilitas wilayah. Setiap perkembangan harus dikomunikasikan dan ditangani melalui kerja sama yang harmonis, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan aman dan nyaman, ” pungkasnya.
Melalui kegiatan komunikasi sosial tersebut, diharapkan hubungan antara Babinsa, pemerintah desa, dan masyarakat semakin erat. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. (PERS)

Sandi0601